Era Baru Timnas Indonesia
Beberapa hari lalu, PSSI telah mengumumkan pelatih baru Timnas Indonesia. Ia adalah John Herdmann, Eks Pelatih Timnas Kanada tersebut mendapat kontrak 2 tahun dengan opsi perpanjangan 2 tahun. Sebagai pelatih baru, John Herdman harus mengevaluasi kesalahan-kesalahan pelatih sebelumnya. Kegagalan dari Shin Tae Yong dan Patrick Kluivert adalah mereka tidak memainkan line up terbaik, entah karena ada tuntutan harus memainkan lokal atau bagaimana, yang jelas pelatih baru harus tegas dengan pemilihan line up beserta cadangan nya. Target tinggi harus dibarengi dengan pemilihan Line Up yang layak.
OPSI PENAMBAHAN PEMAIN DIASPORA
Jika ingin bersaing di Level Internasional, Timnas Indonesia harus menambal posisi-posisi yang pemain diaspora nya sudah berumur di 5 tahun mendatang seperti Jordi Amat, Joey Pelupessy, Thom Haye, Sandy Walsh.
Kualifikasi Piala Dunia harus dipersiapkan sedari dini tidak seperti kualifikasi piala dunia 2026 yang penambahan pemain diaspora dan pergantian staff kepelatihan semua serba dadakan. Sehingga cemistry antar pemain dan pengenalan sepakbola Asia mereka masih kurang.
Penambahan pemain diaspora sedari dini harus dilakukan untuk meregenerasi pemain-pemain yang sudah senior, karena Kualifikasi Piala Dunia akan dilangsungkan hingga 5 tahun mendatang. Maka diperlukan pemain diaspora muda yang berkarir di liga top untuk memperkuat Timnas Indonesia. Seperti kata John Herdmann seusai pressconference, bahwa karir sepakbola tidak pernah berbohong, mereka yang bermain di liga top Eropa, sudah pasti kualitas nya bagus.
Disini Indonesianeleven akan memberikan masukan penambahan pemain diaspora untuk meregenerasi pemain dan menjaga timnas Indonesia stabil hingga 5 tahun mendatang. Beberapa pemain yang di rekomendasikan Indonesianeleven antara lain :
1.Laurin Ulrich
Timnas Indonesia membutuhkan Playmaker, Gelandang Serang muda yang bisa mengangkat performa lini tengah Indonesia yang di edisi sebelumnya masih kosong, karena yang menempati posisi gelandang serang di isi pemain lokal seperti Ricky Kambuaya dan Marselino Ferdinan.
Untuk lebih naik level dibutuhkan gelandang serang kaliber Laurin Ulrich. Kendalanya adalah saat ini mungkin Laurin Ulrich belum berkenan bergabung dengan Timnas Indonesia karena masih berharap pada Timnas Jerman, semoga di 1, 2 tahun mendatang ketika usianya 22-23 dia sudah bisa memilih Timnas Indonesia sebagai karir internasional nya.
2. Tristan Gooijer
Pemain yang berposisi sebagai bek kanan ini diharapkan bisa meregenerasi bek kanan yang di edisi sebelumnya seperti Kevin Diks dan Sandy Walsh yang 5 tahun lagi berumur, dan Yakob Sayuri yang di pertandingan lawan Arab Saudi menjadi posisi yang paling mudah ditembus Arab Saudi.
Selain itu, kemampuan Tristan Gooijer yang bisa bermain di berbagai posisi seperti Gelandang Bertahan diharapkan juga bisa mengisi posisi tersebut dimana posisi tersebut sekarang ada Joey Pelupessy yang 5 tahun mendatang sudah berumur.
Kendala dalam menaturalisasi Tristan Gooijer adalah restu dari keluarganya, pemain nya sendiri memiliki minat bergabung dengan Timnas Indonesia. PSSI dan John Herdmann harus punya solusi untuk hal ini jika ingin Tristan Gooijer bergabung dengan Timnas Indonesia.
3. Daijiro Chirino
Pemin yang berposisi sebagai bek kanan ini, diharapkan juga bisa meregenerasi bek kanan di era sebelumnya. Berbekal pengalaman bermain di liga spanyol, kemampuan nya diharapkan bisa lebih membuat posisi bek kanan Timnas Indonesia lebih hidup.
Kendala yang harus di atasi dalam menaturalisasi Daijiro Chirino adalah PSSI harus bersaingan dengan federasi Curacao. Tawaran dari Curacao tentu lebih menggiurkan karena Timnas Curacao lolos piala dunia 2026. PSSI harus lebih gercep jika ingin mendapatkan Daijiro Chirino.
4. Luke Vickery
Winger Macarthur FC ini bisa menjadi kandidat kuat untuk memperkuat posisi penyerang sayap Timnas Indonesia. Beberapa pemain lokal yang berposisi sebagai winger admin anggap masih kurang jika targetnya lolos Piala Dunia 2030, dari aspek skill dan speed pemain lokal masih oke, tapi aspek finishing dan kecerdasan mereka dalam mengiris ruang kosong di pertahanan lawan, admin rasa Luke Vickery bisa menjadi opsi untuk mempertajam lini depan Timnas.
5. Luc Marijnissen
Pemain yang berposisi sebagai bek tengah ini diharapkan bisa menjadi regenerasi yang bagus untuk menggantikan Jordi Amat yang di timnas Indonesia sudah berumur. Meskipun posisi bek tengah sudah padat, namun untuk lebih memperkuat lini belakang, penambahan 1 pemain diaspora muda baru.
Terlebih market value nya yang sedang melonjak menjadi tanda bahwa ini pemain bagus. Kehadiran Luc Marijnissen juga menjadi salah satu opsi karena untuk mendapatkan bek tengah seperti Pascal Struijk dan Jenson Seelt masih terasa berat.
6. Dani Van Heuvel
Kiper muda milik club brugge ini, telah menjalani debutnya di UEFA Congfetence League menghadapi Arsenal. Meskipun kebobolan banyak tapi menyelamatkan kiper berusia 22 tahun ini juga banyak di pertandingan tersebut.
Tantangan yang dihadapi PSSI untuk menaturalisasi Dani Van Heuvel adalah persaingan kiper di Timnas Indonesia sudah banyak, tentu Dani akan berpikir dua kali jika bergabung dengan Timnas Indonesia ia berpotensi akan berstatus sebagai kiper ketiga dan akan sedikit menit bermain. Namun bagi PSSI, regenerasi kiper menjadi alasan kenapa Dani Van Heuvel layak dipertimbangkan untuk di naturalisasi, karena 5 tahun mendatang Emil Audero dan Marteen Paes akan berusia lebih dari 30 tahun.
Selain mereka ber 5, beberapa pemain bagus yang kemungkinan besar akan sulit untuk di lobby PSSI, antara lain Pascal Struijk, Jenson Seelt, Kayne Van Oevelen, Julian Oerip, Demiane Augustine dan Ethan Kohler. Berbagai alasan mereka sulit untuk dinaturalisasi adalah karena level mereka yang terlalu tinggi seperti Pascal Struijk, dan beberapa diantara mereka masih berharap dengan Timnas negara asalnya, beberapa lainnya masih dipakai Timnas kelompok umur di negara asalnya.
Beberapa pemain yang kelahiran 2005 kebawah yang layak untuk memperkuat Timnas Indonesia akan admin rangkum di postingan selanjutnya. Semoga DPR tidak memperumit masalah karena edisi sebelumnya tidak lolos ke Piala Dunia. Serta beberapa orang yang kontra terhadap naturalisasi, ingat kenaikan Timnas Indonesia bisa melangkah sampai ke round 4 kualifikasi piala dunia karena penambahan pemain pemain diaspora.
Tidak ada komentar