Breaking News

3 Pemain Keturunan Indonesia Di Ajax Amsterdam

Tercatat ada 3 pemain keturunan Indonesia yang akan bermain dengan Ajax Amsterdam pada musim 2017/2018. Yang terbaru adalah Kiper berdarah Maluku, Benjamin Van Leer. Benjamin Van Leer telah menandatangani kontrak dengan Ajax Amsterdam dengan durasi 4 tahun kedepan.

Berlabuhnya Benjamin Van Leer musim ini menambah daftar pemain keturunan Indonesia yang bermain di Ajax Amsterdam musim ini. Musim lalu Ajax telah memiliki dua pemain muda keturunan Indonesia. Mereka adalah Jairo Riedewald dan Kenny Tete.

Pada kesempatan kali ini, Indonesianeleven akan memberikan ulasan mengenai ketiga pemain keturunan Indonesia di Ajax Amsterdam pada musim 2017/2018. Berikut ini adalah ulasan mengenai ketiga pemain tersebut:

1. Benjamin Van Leer


Benjamin Van Leer (lahir 9 April 1992; umur 25 tahun) adalah pemain sepakbola keturunan Indonesia yang berposisi sebagai penjaga gawang. Ia memperoleh garis keturunan Indonesia dari sang Ibu yang berasal dari Maluku.

Van Leer Lahir di Houten dan bermain untuk klub Einkwijk, sebelum ia ditemukan pemandu bakat dari PSV, dan kemudian ia direkrut akademi PSV pada tahun 2007, ketika usianya 15 tahun.

Setelah sempat menjalani masa pinjaman pada musim 2012/2013 ke tim Eertse Divise, FC Eindhoven. Ia kembali bermain dengan Jong PSV dengan mencatatkan 20 pertandingan. Ia mencatatkan Pertandingan debutnya bersama Jong PSV ketika melawan FC Dordrecht dalam laga lanjutan Eertse Divise yang berakhir dengan kekalahan 2-0.

Sejak 1 Juli 2014, Van Leer memutuskan untuk berlabuh ke klub Eredivise, Roda JC. Ia menjalani debut pertamanya di Eredivise ketika menghadapi Heracles Almelo pada 8 Agustus 2015, yang berakhir dengan kemenangan 3-1. Setelah 3 Musim bersama Roda JC, Van Leer mencatatkan total 85 pertandingan dengan 125 kali kebobolan.

Pada musim 2017/2018, Benjamin Van Leer memberikan keputusan mengejutkan setelah kepindahannya dari Roda JC ke Ajax Amsterdam dengan durasi kontrak 4 tahun kedepan hingga tahun 2021. Ajax sendiri kabarnya menebus harga transfer Van Leer dengan mahar senilai 700.000 euro.

2. Kenny Tete


Kenny Tete (Lahir 9 Oktober 1995; umur 22 tahun) merupakan pemain sepakbola keturunan Indonesia yang berposisi sebagai bek kanan. Ayahnya adalah berasal dari Mozambik, sementara Ibunya berasal dari Indonesia.

Tete lahir di Amsterdam dimana ia dibesarkan dan bermain untuk AFC DWS dan AVV Zeeburgia sebelum ia direkrut ke Akademi Ajax pada tahun 2005 pada usia 10 tahun. Dan pada Musim 2011-12 Kenny Tete bermain untuk tim Ajax B1, yang merupakan tim Ajax Amsterdam U19.

Dia menandatangani kontrak profesional pertamanya dengan Ajax pada tanggal 20 Juli 2012, Ia terikat bersama Ajax sampai 30 Juni 2015. Dia menghabiskan tahun pertamanya sebagai pemain profesional untuk tim muda Ajax A1, tanpa pernah menerima panggilan Tim utama.

Setelah tampil di bangku cadangan untuk tim pertama selama musim 2013-14, baru pada paruh kedua musim 2014-15, Tete melakukan debut untuk tim utama Ajax dalam pertandingan resmi, ketika tampil melawan AZ Alkmaar pada 5 Februari 2015 sebagai pengganti 69 menit.

Karir Tim Nasional
Pada tanggal 25 Oktober 2011, Tete memulai debutnya untuk timnas U17 Belanda dalam pertandingan kualifikasi UEFA European Under-17 Championship melawan Bosnia dan Herzegovina , yang berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Belanda. Dia membuat dua penampilan selama babak kualifikasi. Namun namanya tidak termasuk dalam skuad 22 pemain terakhir yang merebut Kejuaraan UEFA Eropa U-17 2012 di Slovakia.

Tete menerima panggilan pertamanya bersama Timnas U19 Belanda saat dia dipanggil dalam skuad untuk Kejuaraan Eropa U-19 UEFA 2013. Dia tampil di tiga pertandingan penyisihan grup. Timnya tersebut mengalahkan tuan rumah Lithuania 3-2 pada pertandingan pembuka namun kalah dua pertandingan melawan Portugal dan Spanyol. Dan gagal melaju ke babak penyisihan grup.

Tete menerima panggilan pertama ke tim senior Belanda pada bulan Agustus 2015. Tete memainkan debut pertamanya untuk tim nasional Belanda pada 10 Oktober melawan Kazakhstan.

3. Jairo Riedewald


Jairo Riedewald (lahir 9 September 1996; umur 20 tahun) adalah pemain sepakbola keturunan Indonesia yang berposisi sebagai bek tengah. Ayahnya berasal dari Suriname, sementara ibunya belasteran Belanda-Indonesia.

Pada tanggal 15 Maret 2013 Riedewald menandatangani kontrak profesional pertamanya dengan Ajax, Ia bergabung dengan Tim muda Ajax, setelah bergabung dengan klub dari SV Overbos pada usia 11 tahun. Kontrak pertamanya dengan klub adalah kontrak 3 tahun yang mengikatnya dengan Klub sampai musim panas 2016.

Sejak Januari 2014 Riedewald menjadi anggota tetap tim utama di Ajax. Pada tanggal 27 Februari 2014, Riedewald melakukan debut untuk Ajax di pertandingan tandang UEFA Europa League melawan Red Bull Salzburg yang berkesudahan dengan kekalahan 3-1 dimana dia menggantikan Christian Poulsen di menit ke-63.

Pada awal musim 2015/2016 Jairo Riedewald mengalami cidera parah ketika melawan Feyenoord pada 7 Februari 2016. Riedewald cedera sesaat setelah kick-off, Dia mengalami patah di pergelangan kaki kirinya, yang berarti musim itu telah berakhir.

Di musim 2016/2017 Riedewald lebih sering dimainkan sebagai gelandang bertahan pada saat awal musim ini. Pada tanggal 15 September 2016, Riedewald mencetak gol, setelah rebound penalti Davy Klaassen yang gagal dalam pertandingan Liga Europa melawan Panathinaikos, gol tersebut merupakan gol pertamanya untuk Ajax sejak pertandingan debutnya.

Karir Tim Nasional
Riedewald telah mewakili Timnas Belanda dari berbagai kelompok umur. Riedewald mendapat panggilan pertamanya bersama Timnas senior Belanda pada bulan Agustus 2015. Dan pada tanggal 6 September, Dia membuat debut resminya untuk Tim Oranje saat melawan Turki.

Tidak ada komentar